Jumat, 19 Desember 2014

pengaruh pada karakteristik diri sendiri dari 6 posting


Pengaruh pada karakteristik diri dalam kekerabatan keluarga
Dengan adanya kekerabatan keluarga yang baik, ternyata berdampak baik buat diri saya dalam banyak hal, mulai dari kesehatan, ekonomi, keharmonisan bisa saya dapatkan dalam lingkungan kekerabatan keluarga saya.
Pengaruh pada karakteristik diri dalam daur hidup 24 jam
dalam daur hidup 24 jam, yaitu aktifitas yang saya lakukan  mengajarkan saya untuk selalu disiplin waktu, dan menggunakan waktu dengan sebaik-baiknya agar hidup yang saya lalui tidak sia-sia.
Pengaruh pada karakteristik diri dalam musim yang terdapat di gorontalo
Musim yang terdapat di gorontalo selalu berubah seiring berjalannya  waktu, dan  dampaknya ada yang positif dan  ada  juga yang negative, dampak positif buat saya yaitu pada saat musim buah-buahan, saya dapat mengkonsumsi buah yang saya sukai  pada musim ini, dengan harga yang cukup terjangkau. Sedangkan dampak negatifnya buat saya yaitu pada saat pergantian musim, yaitu dari musim kemarau  berganti menjadi musim hujan, pada pergantian musim ini dapat mengurangi daya tahan tubuh saya, sehinnga mudah sakit dalam waktu yang cukup lama.
Pengaruh karakteristik diri dalam kampus iain gorontalo
Kampus iain berdampak baik untuk karakteristi diri saya, mulai dari  system pembelajarannya dan juga fasilitas yang disediakan, meskipun fasilitasnya kurang memadai, letak kampusnya juga bagus, dan nyaman meskipun sering terjadi demonstrasi di kampus yang cukup mengganggu aktifitas akademik, namun  hal itu tidak menjadi masalah karena itu sudah menjadi dinamika kampus.
Pengaruh karakteristik diri dalam transek kampung
Saya tinggal di buol sulawasi tengah, tepatnya di leok 2 jalan RA. Kartini. jarak rumah saya dengan masjid lumayan dekat sehungga saya sering sholat di masjid itu, mesjidnya besar dan Jemaahnya,  di kompleks rumah saya sangat sepi dan rumah-rumahnya juga agak berjauhan dan gelap. Jadi itu membuat saya cukup takut untuk berjalan sendirian karena khawatir akan terjadinya sesuatu.



Pengaruh karakteristi diri dalam transek kos ke kampus
Jarak kos saya ke kampus cukup jauh, sehinnga saya harus menggunakan kendaraan untuk ke kampus, dalam perjalana saya ke kampus ada beberapa tempat yang saya lewati mulai dari masjid, kampus poltekes, pedagang kaki lima dan jembatan. Yang mengkhawatirkan  saat lewat di kampus poltekes, jalan sempit karena adanya para  pedagang kaki lima dan pangkalannya bentor, sehingga jalan itu menjadi macet sehingga rentan terjadinya  kecelakaan

Rabu, 17 Desember 2014

Analisis kelemahan ,kekuatan, peluang, tantangan dari 6 posting


ANALISIS, KEKUATAN ,KELEMAHAN, PELUANG DAN TANTANGAN DARI 6 POSTING
NAMA
KEKUATAN
KELEMAHAN
MAGFIRAH ANSAYR
     1.       Tidak terdapat penyakit keturunan
     2.       Tidak terdapat adanya percampuran agama
     3.       Mengerjakan sholat dan memanfaatkan waktu dengan baik
     4.       Terdapat masjid di dekat rumah saya dikampung
     5.       Terdapat sebuah sekolah
     6.       Terdapat musim buah-buahan
     7.       Terdapat masjid di dekat kos       saya
     8.       Kampus poltekes
     9.       Tempat fotocopy dekat kampus
    10.   Dibangun sebuah masjid di kampus saya
    11.   Ada yang kultum sebelum sholat zuhur
     1.        Banyak waktu luang yang tidak dimanfaatkan dengan baik
     2.       Berisik
     3.       Pergaulan bebas
     4.       Terdapat semak-semak
5.       Masjid yang kurang jamaahnya
     6.       Jarang terjadi kekerabatan
     7.       Terdapat musim hujan & kemarau dalam waktu yang cukup lama
     8.       Macet
     9.       Kotor
     10.   Mengganggu aktifitas akademik
     11.   Mengganggu kenyamanan belajar
     12.   Memicu adanya tindak pelecehan
 PELUANG
     1.      Terjalin komunikasi yang baik
     2.      Di bangun sebuah masjid
     3.      Terdapat perumahan.
     4.      Ada kos-kosan
     5.      Ada sekolah
     6.      Terdapat jaringan wifi
     7.      Gedung fakultas

     1.       Jika tidak terdapat penyakit keturunan dan komunikasi terjalindengan baik maka kekerabatan dalamkeluarga akan terasa indah dan nyaman, maka perlu adanya komunikasi antara sesame keluarga.
      2.       Jika disuatu tempat mis: di kampus dibangun sebuah masjid, maka banyak mahasiswa yang sholat berjamaah, maka dari itu perlu adanya pembangunan masjid di kampus
     1.       jika disuatu tempat terdapat kos-kosan maka tempat tersebut akan berisik dan mengganggu ketenangan yang dapat menimbulkan adanya tindak kekerasan, maka perlu adanya upayah untuk bisa saling memahami  dan menghargai satu sama lain agar tidak terjadi adanya kekerasan di kos tersebut
      2.       jika di suatu tempat terdapat rumah-rumah yang berjauhan, maka di tempat tersebut jarang terjadi kekerabatan. Maka dari itu rumah harus di bangun berdekatan agar bisa terjalin komunikasi dan kekerabatan yang baik.
TANTANGAN
     1.      Menjaga ketenangan
     2.      Menjaga kebersihan
     3.      Menjaga fasilitas kampus
     4.      Pergaulan dibatasi
     5.      Banjir

1.       Jika disuatu  tempat  terdapat kos-kosan maka harus dijaga ketenanganya. Agar tidak menimbulkan keributan yang dapat mengganggu ketenangan
2.       Jika sekolah atau kampus  kotor maka perlu adanya upayah untuk membersikan tempat tersebut dan menjaga kebersihanya, agar proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik dan nyaman
     1.       Jika disuatu daerah terjadi musim hujan secara terus menerus, maka akan terjadi banjir, maka dari itu perlu adanya penanggulangan agar tidak terlalu berdampak buruk.
      2.       Jika terjadi pergaulan bebas maka akan terjadi tindak pelecehan seksual, maka dari itu perlu adanya pencegahan seperti pergaulan harus dibatasi untuk menghindari  adanya tindakan tersebut.



transek kampung




TRANSEK  KAMPUNG
Kesimpulan
Dalam  beberapa temuan yang saya dapatkan, ternyata  terdapat berbagai problematika yang menyimpang dengan ajaran agama. Sehingga menghasilkan perubahan social yang berdampak negative di lingkungan masyarakat, contohya:  perumahan dan sekolah tehnik menengah (STM), problematikannya yaitu banyak anak sekolah yang nongkrong di depan rumah warga, sehingga biasa terjadi kekerasan yang mengganggu ketenangan warga setempat.